PRABUMULIH, 14 Januari 2018/ 22.00 WIB
MALAM DALAM KELELAHAN
Tak bisa aku ungkap, ini bukan puisi dan juga bukan surat cinta untuk kekasih, tetapi inilah yang aku rasakan saat ini. Aku tipe orang yang sangat lamban dalam segala hal. Terkadang aku suka menunda karena kelelahan dan ketidak mampuanku dalam tugas. Tetapi akan segera beraksi kalamana aku selalu dipacu.
Seperti halnya malam ini. Aku berusaha untuk mempercantik apa itu blog. Ya, tidak pernah tahu dunia ini. Hanya suka lihat yang cantik dan keren di blog teman-teman. Sekarang aku berusaha untuk bisa memperlajari apa saja yang ada di dalam perut blog itu.
Jujur, terasa pusing kepalaku, manakala hal rumit muncul. Bagaimana aku bilang tidak rumit? Aku yang utak-atik bolak-balik saja masih bingung dan akhirnya PASRAH.
Benar, itulah yang terjadi padaku. Aku pun ikut kelas blogger, dan dipandu Mbak Dira dan Mbak Asda. Apakah berhasil? Tentu belum, aku lamban sekali mengejar mereka yang sudah top markotop. Meski aku lamban, tetapi aku selalu belajar sendirian di tengah kesepianku. Aku baca dan kupraktikan. Al hasil, aku sedikit bisa.
Ini fakta, aku berjanji pada Mbak Asda akan belajar mengulang. Dan malam ini, sejak lepas salat Isya, mataku terfokus di depan laptop untuk mengenal lebih dekat apa yang menjadi incaran orang-orang kerena sekarang, yaitu blogger maniak.
Janjian sudah sebelumnya akan belajar dan Mbak Asda setia membimbingku. Subhanaallah ada kalanya lelah mata ini, tetapi tiba-tiba semangat lagi manakala hasil yang diarahkan benar. Hati ini sontak senang. Wuih aku bisa...
Sahabat, meski aku tidak tahu rupamu dalam kedekatan nyata, tetapi aku merasakan kebaikan yang tertanam dalam budi pekertimu yang luhur. Suka membantu, dan juga sabar. Aku menjadi seperti mendapat saudara dalam keluarga.
Ya, tidak bisa memberimu apa-apa, hanya kata-kata terima kasih dan doa untukmu dan kelaurga. Aku berharap selalu dan selalu bisa kelak membantumu jua meski kita jauh di mata. Namun akan dekat di hati.
Pelajaran yang terindah di malam ini. Yaitu, jangan panik duluan. Itu benar, aku menjadi semangat lagi...karenamu Mbak Asda, kubelajar banyak di sana.
Ini bukan puisi apalagi kata indah, ini hanya ungkapan hati karena bahagia belajar bersamamu.
#rahayuasdaputri
Malam dalam Kelelahan.





3 komentar
haduuuh mbak joy saya jadi maluuu .. kita sama - samam belajar, log hanya sarana saja sementara, menulis itu yg penting apalagi teknik menulis yg dapat menarik pembaca untuk mengunjungi blog kita
BalasHapusmbak joy udah bnyak bukunya :-)
Pokoknya syukron banyak tuk mbak asda... Biar pelan asal nanti sampai tujuan...
HapusPokoknya syukron banyak tuk mbak asda... Biar pelan asal nanti sampai tujuan...
Hapus