CARA TEPAT MELATIH ANAK JUJUR
By JOY AMARTA - Desember 03, 2016
CARA
TEPAT MELATIH ANAK JUJUR
By Joy Amarta
Kejujuran
adalah awal segalanya dalam setiap kehidupan. Perilaku yang terbiasa jujur akan
menjadi pribadi yang nyaman, tenang, dan selalu bisa memberi solusi pada setiap
masalah. Karakter yang bisa dibentuk sejak dini adalah kejujuran. Keluarga
adalah contoh konkret yang terlihat dengan jelas dan tervisual di depan
anak-anak. Peran Ayah dan Ibu dalam membentuk kemulian akhlaq anak adalah sejak
dini. Orang tua sebagai jembatan yang akan memberi jalan lurusnya kelak anak
itu dalam keseharian. Perilaku yang tertanam dengan akar kasih sayang,
kejujuran, keterbukaan, kebersamaan dan kepedulian akan menjadi pondasi kuat
untuk buah hati tercinta kita kelaknya. Dalam didikan orang tua yang benar
secara agama dan aturan Allah akan terus mengakar kuat hingga kelak anak dewasa
nantinya. Bagaimana menciptakan proses kejujuran itu pada anak sejak
dini?Terapkanlah dalam keseharian di dalam rumah. Ayah berperan sebagai pencari
nafkah, berlakulah jujur dalam setiap hal. Terbuka dan selalu komunikasi dalam
setiap perilaku, dampaknya akan membawa ketenangan dalam rumah tangga. Jujur
dalam perkataan, jujur dalam tindakan, jujur dalam keuangan, jujur dalam
pekerjaan. Hasil nafkah yang halal, tentunya akan membuat anak-anak dan istri
menjadi berkah barokah. Peran Ibu dominan dalam mendidik anak di rumah. Melatih
diri untuk selalu jujur dalam segala hal sekecil apa pun akan memberi visual
nyata yang akan direkam jejaknya oleh anak. Anak tak pernah tahu dan mengerti
makna kejujuran ketika ia masih kecil. Tetapi kelak dewasa ia akan menjadi bangga
atas didikan orang tuanya tentang kejujuran. Siapkan diri kita sebagai orang
tua untuk menjadi figur teladan buat buah hati kita. Berikut contoh perilaku
kejujuran untuk anak-anak .
a. Biasakan Terbuka
Membiasakan komunikasi dan diskusi
dalam keluarga akan membentuk anak senantiasa untuk terbuka dalam setiap
permasalahan.
Sebagai orang tua tentu kitalah
yang patut memberi contoh dalam penerapan kejujuran itu. Sering bertanya kepada
anak tentang apa dan ada apa yang terjadi dalam
aktivitasnya. Jika pulang bermain, bertanyalah apa yang telah dilakukan bersama
teman-temannya ketika di luar. Ayah Ibu bisa memberi contoh ketika kumpul untuk
saling bertanya tentang kegiatan yang telah dilakukan seharian tadi. Moment
tepat untuk secara langsung mendidik anak agar terbiasa terbuka dengan
keluarga.
b. Jangan Suka Bohong Pada Anak
Memberi contoh kebaikan bermula
dari kita orang tua pada anak. Jangan biasakan memberi sesuatu hanya untuk
menyenangkan anak. Bersifat untuk menghibur anak itu tidak benar. Anak akan
mudah menagih manakala kita belum siap atau ada. Sehingga predikat pembohong
akan dicap oleh anak dan ini menjadi ancaman buat anak untuk mencontoh berlaku
jujur. Bagaimana mau jujur, sedangkan sebagai orang tua selalu bohong dan
bohong. Hindarilah suka bohong pada anak.
Membiasakan terbuka seperti di atas adalah alat perekat hubungan anak
dan orang tua akan selalu seirama dalam keluarga.
c. Mendengarkan Keluhan Anak
Keluhan anak terkadang terkesan
sepele. Hal ini akan membuat anak menjadi minder atau enggan untuk bercerita
manakala sikap kita tidak merespon dengan baik, apa yang menjadi keluhanya. Di
setiap aktivitas bersama teman adalah waktu di mana anak berkumpul dengan orang
luar. Hubungan timbal balik, baik buruknya tidak akan terkontrol. Maka sangat
penting bagi orang tua untuk selalu welcome setiap saat akan keluhan atau pun
cerita mereka.
d. Memberi Tanggung Jawab
Tanggung jawab adalah cara efektif
untuk melatih anak jujur sejak dini. Berilah anak tugas yang mana tugas itu
sesuai dengan kriteria usia mereka. Dengan displin dan pola kerja sama antar
anggota keluarga akan membuat anak-anak senang. Beri penilaian akan tugas yang
telah terlaksana dengan pujian atau pun peluk kasih sayang atau dengan membuat
makanan ringan kesukaan anak-anak.
e. Jangan Hukum
Kesalahan bisa terjadi pada anak
kita. Jangan hukum dengan ancaman atau pun bentakan yang akan membuat anak
takut dan akan berkata tidak jujur nantinya, karena menghindari hukuman orang
tua saat melakukan kesalahan. Ingat, perilaku anak adalah contoh dari kita
sebagai orang tua. Intropeksi diri lalu benahi dan ajaklah anak untuk
memperbaiki kesalahan dengan sama-sama evaluasi. Sehingga anak tidak akan takut
atau pun sembunyi dari kenyataan,
f. Luangkan Waktu Bersama Anak Dengan
Cerita Tentang Kejujuran
Mendongeng atau pun bercerita
tentang kejujuran berdampak positif dalam perkembangan karakter anak. Sosok
tokoh kebaikan yang menjadi simbol akan melekat dalam benak diri anak. Carilah
tokoh yang bisa mengajak anak juga untuk menjadi figur seperti tokoh cerita
tersebut. Semisal kisah tentang cucu Nabi Muhammad Hasan dan Husain. Dan contoh
Islami yang bisa dijadikan sebagai kegiatan di dalam kebersamaan keluarga.
Anak adalah investasi berharga yang
tak ternilai dengan uang. Kepribadian akhlaq yang baik, jujur dan santun adalah
dambaan setiap orang tua. Berikanlah pada anak-anak kita pendidikan akhlaq yang
mulia untuk kelak masa depannya selalu berperilaku jujur. Berikanlah contoh
keburukan manakala tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari. Semisal akan sulit
dalam berteman, sulit juga mencari pekerjaan dewasa nanti, dicap sebagai
pembohong. Dibenci teman. Tidak dipercaya. Dan ingat pengaruh dalam hubungan
interaksi di luar rumah adalah kekhawatiran kita sebagai orang tua. Berkumpul
dengan lingkungan sekolah, berkumpul dengan lingkungan masyarakat. Juga berkumpul
dengan teman-teman sepermainan. Tugasnya kitalah sebagai orang tua untuk selalu
bersama-sama dalam menciptakan kejujuran. Jadikan pondasi saling terbuka,
percaya dan merangkul kasih sayang dalam membentuk pribadi jujur pada anak-anak
kita, sehingga akan terkunci akhlaq mereka untuk selalu jujur dalam setiap
perbuatan.






0 komentar